Ini 7 Tanda Wanita Rentan Mengalami Keguguran

Depresi Karena Keguguran

Apabila Anda saat ini adalah wanita yang ingin secepatnya hamil, maka sangat baik jika Anda mengetahui 7 tanda wanita rentan mengalami keguguran. Ini bisa Anda jadikan tolok ukur supaya bisa lebih berhati-hati sesudah mengandung. Apabila Anda termasuk di dalamnya, maka Anda harus lebih waspada.

Ya, siapa yang menolak bahwa keguguran adalah bencana besar bagi ibu hamil, terutama bagi seorang ibu yang sangat mengharapkan lahirnya buah hati. Memang semua ibu hamil tidak mengalaminya, tapi keguguran merupakan kondisi yang umum terjadi pada pada ibu yang memiliki awal kehamilan bermasalah.

Berikut adalah 7 pertanda seorang wanita rentan mengalami keguguran:

 

Wanita Berusia di atas 35 tahun.

Wanita berusia di atas 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran ketimbang wanita berusia lebih muda. Pada usia tersebut, wanita lebih mungkin mengandung bayi dengan kelainan kromosom (seperti sindrom Down), di mana kondisi tersebut bisa memicu keguguran.

 

Wanita Penggila kafein.

Disarankan untuk membatasi konsumsi kafein ketika Anda sedang hamil. Mengonsumsi kafein dalam kadar tinggi tiap harinya saat hamil bisa menyebabkan keguguran. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan detak jantung Anda. Kedua kondisi tersebut tidak baik bagi kesehatan saat masa kehamilan Anda.

 

Wanita Perokok, pecandu minuman beralkohol dan pecandu narkoba.

Di dalam sebatang rokok mengandung ribuan racun yang jika Anda isap, zat tersebut bisa masuk pembuluh darah Anda lalu langsung menuju janin dalam kandungan. Zat-zat tersebut, seperti karbon monoksida dan nikotin, bisa meningkatkan risiko Anda mengalami gangguan kesehatan sampai keguguran.

Hal sama juga berlaku bagi pecandu minuman beralkohol. Hingga kini para ahli tidak tahu batasan aman bagi ibu hamil dalam mengonsumsi minuman beralkohol. Jadi, disarankan untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol sama sekali ketika hamil, demi menghindari risiko mengalami keguguran.

Akan lebih baik jika saat hamil Anda banyak mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, daging matang, madu murni dan biji-bijian.

 

Wanita dengan berat badan tidak normal.

Ibu hamil bertubuh terlalu kurus atau terlalu gemuk telah dikaitkan dengan risiko mengalami keguguran lebih tinggi dibanding wanita yang memiliki berat badan normal.

 

Wanita yang pernah mengalami keguguran.

Perlu Anda tahu bahwa seorang wanita yang pernah mengalami keguguran dua kali atau lebih secara berturut-turut , lebih mungkin untuk kehilangan janin kembali pada kehamilan selanjutnya. Sebab itu jika saat ini Anda sudah pernah mengalami keguguran, lebih berhati-hatilah saat menjalani kehamilan.

 

Wanita yang menderita penyakit kronis.

Seorang wanita yang menderita penyakit kronis atau jangka panjang bisa berisiko tinggi mengalami keguguran pada trimester kedua kehamilan. Contoh penyakit kronis antara lain diabetes (jika tidak terkontrol), penyakit ginjal, tekanan darah tinggi parah, atau lupus.

 

Wanita yang terlalu cepat hamil lagi.

Jika jarak antara waktu melahirkan dan kehamilan selanjutnya sekitar 3 bulan, maka Anda berisiko tinggi mengalami keguguran. Hal ini disebabkan oleh karena kondisi rahim Anda belum sepenuhnya stabil untuk mengandung kembali.

 

Memang keguguran adalah kondisi yang sangat menyakitkan dalam hidup. Harapan dan kesempatan untuk mempunyai buah hati yang sudah ada di depan mata dalam sekejap hilang tanpa bekas. Hanya luka yang tersisa.

Tapi Anda tidak boleh terlalu khawatir dan larut dalam duka. Anda harus terus berusaha. Untuk mencegah terjadinya keguguran, Anda bisa rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Lakukan saran dan anjurannya.

Sangat baik juga jika Anda bersedia mengkonsumsi Madu Penguat kandungan. Banyak yang berhasil dengan cara ini. Madu penguat kandungan memungkinkan Anda untuk tidak mengalami keguguran kembali. Banyak yang cocok dengan usaha ini. Kami harap begitu juga dengan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *