Waspada..!! Inilah 5 Jenis Obat Penyebab Ketidak Suburan Wanita

Obat-Penyebab-Infertilitas

SpesialisKehamilan.com – Pengetahuan tentang jenis-jenis obat penyebab ketidak suburan wanita sangat penting. Karena banyak wanita tidak menyadari hal ini. Sebab itulah saya hadirkan tulisan ini untuk Anda, wanita yang peduli dengan tingkat kesuburan.

Apabila memang Anda dan pasangan ingin menunda kehamilan, maka tidak ada masalah dengan jenis obat ini.

Tapi ingat ya, obat yang dapat mempengaruhi kesuburan hanya dapat Anda peroleh melalui resep Dokter. Jika obat ini ingin Anda konsumsi jangka panjang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai rencana untuk memiliki bayi.

Seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (17/12/2010) ada beberapa obat yang diketahui dapat mempengaruhi ovulasi atau kesuburan perempuan yaitu:

 

Obat NSAIDs

Obat NSAIDs (non-sterodial anti-inflammatories) yang digunakan untuk mengobati kondisi seperti arthtritis atau rematik. Jenis ini termasuk ibuprofen yang banyak dijual bebas, meskipun dosisnya lebih rendah dibandingkan dengan yang terkandung dalam obat NSAIDs.

 

Obat immunosupresan dan steroid

Obat immunosupresan dan steroid (seperti cortisone dan prednisone) yang digunakan untuk mengobati kondisi seperti asma dan lupus, tapi membuat siklus haid tidak teratur sehingga sulit untuk hamil. Obat ini sering diresepkan bersama-sama dan mencegah kelenjar pituitary memproduksi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinising hormone (LH) yang cukup, padahal kedua hormon ini berpengaruh terhadap terjadinya ovulasi secara normal.

 

Obat pengontrol tekanan darah

Beberapa obat yang digunakan untuk mengontrol tekanan darah dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin sehingga mengganggu ovulasi. Sedangkan hampir semua obat yang menargetkan sistem saraf pusat seperti tranquilisers atau obat pencegah kejang juga bisa mempengaruhi prolaktin dan kemampuan produksi kelenjar pituitar untuk memicu ovulasi.

 

Obat-obatan untuk tiroid

Obat tiroid bisa mempengaruhi ovulasi jika terlalu banyak atau terlalu sedikit dikonsumsi. Hal ini karena umumnya gangguan tiroid bisa menyebabkan ganggaun ovulasi seperti menjadi sulit hamil atau berisiko mengalami komplikasi saat hamil.

 

Antibiotik

Penggunaan jangka panjang antibiotik bisa mengurangi jumlah sperma dan kualitas air mani, misalnya sulphasalazine yang digunakan untuk mengobati radang usus besar dan simetidin antihistamin. Sebagian besar masalah ini bisa kembali normal sekitar 3 bulan setelah obat tersebut berhenti dikonsumsi.

 

Demikianlah artikel tentang Jenis Obat Penyebab Ketidak Suburan Wanita. Tetap jaga kesehatan Anda supaya masa subur tidak terganggu. Olahraga cukup, hindari stres dan cukupi nutrisi dengan baik dan seimbang. Jika perlu, Anda bisa memanfaatkan madu murni untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesuburan Anda.

Jangan lupa share artikel ini di media sosial Anda supaya lebih banyak orang mendapatkan manfaat dan pengetahun lebih tentang masa subur wanita. Terimaksih.