Cara Mengatasi Demam Pada Bayi

Demam Pada Bayi

Apabila saat ini Anda mencari informasi tentang cara mengatasi demam pada bayi, maka Anda sudah berada di tempat yang tepat. Berbekal pengetahuan ini, tentu Anda bisa mencegah terjadinya berbagai hal buruk akibat demam pada bayi Anda.

Tentu, sebagai Ayah & Bunda, Anda tidak mau berbagai hal buruk menimpa buah hati Anda bukan? YA, saya juga demikian. Kita semua tahu dan sadar betul bahwa buah hati adalah titipan dan anugerah dari Tuhan yang wajib kita jaga sekuat tenaga.

Sekarang, mari kita ketahui bersama tentang Cara Mengatasi Demam Pada Bayi secara pelan-pelan. Mari kita mulai dari mengetahui beberapa hal yang paling sering menyebabkan demam pada bayi.

 

Demam Pada Bayi dan Penyebabnya

Sesungguhnya, demam pada bayi bukan merupakan salah satu jenis penyakit. Demam pada bayi merupakan gejala, atau pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh alami bayi Anda sedang bekerja melawan bakteri atau pun virus yang masuk ke dalam tubuh.

Selain karena infeksi bakteri atau pun virus, demam juga bisa terjadi karena terlalu lama beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas. Bisa juga terjadi karena jenis baju yang dia pakai terlalu tebal dan tidak bisa menyerap keringat.

Naiknya suhu badan pada bayi sebenarnya suatu reaksi yang normal, tapi jika fisik bayi tidak kuat, maka demam pada bayi sangat mungkin menyebabkan kejang atau step (stuip), muntah dan bisa juga menyebabkan bayi tidak sadarkan diri.

Cara Mengatasi Demam Pada Bayi

Demam dan Kejang Bayi

Nah, sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya jika Anda menyimak kisah seorang anak yang pernah kejang hingga 100 kali sehari. Sangat bersyukur dia anak itu sekarang sudah sembuh. Silakan klik disini untuk membaca secara lengkap berita kesembuhannya via detik.com. Inilah cerita tentang Spike:

 

Nama lengkapnya Sam Parrent, disapa Spike, kelahiran Cary, North Carolina, Amerika Serikat. Ia adalah anak laki-laki berumur 3 tahun dari Tom Parrent. Pada Januari 2011 lalu, ia pertama kali didapati kejang selama lima menit saat ayahnya tengah sibuk bekerja.

“Padahal ia adalah anak yang sangat sehat jadi hal ini begitu menakutkan,” kata ayahnya.

Tim dokter mengatakan, itu kejang biasa, yang lumrah dialami usia anak. Namun, seminggu berikutnya, kejang Spike justru setiap hari terjadi berkali-kali. Oleh Duke University Medical Center, Spike diberi obat-obatan anti kejang karena ia didiagnosa terjangkit epilepsi.

Namun, kejang Spike tak pernah berhenti. Justru dalam sehari ia mengalami kejang 70-100 kali sehari. Orang tua Spike melakukan banyak hal setelah tim dokter tidak mengetahui penyebab pastinya. Terapi alternatif dilakuan. Sayang tidak ada yang berhasil.

Terpaksa, untuk mengetahui apa penyebab kejang sesungguhnya, harus dilakukan operasi atas saran tim dari Cleveland Clinic’s Epilepsy Center, sebuah klinik khusus epilepsi, sekitar November 2011. Dan kini, Spike sudah tidak pernah kejang lagi. (sumber: health.detik.com)

 

Anda pernah terpikir berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan saat anak Anda mengalami kondisi semacam spike? Mungkin bisa setara dengan harga satu mobil Alpard keluaran terbaru.

Sebab itu, apabila Anda benar-benar peduli dengan kondisi bayi atau anak Anda, maka jagalah kesehatan bayi Anda. Selalu pastikan suhu tubuh bayi Anda dalam kondisi stabil. Jika Anda mau, tentu Anda bisa mencegah kondisi yang dialami Spike di atas terjadi pada buah hati Anda.

Jika berkenan, Anda bisa lakukan salah satu cara untuk mencegah dan menurunkan demam pada bayi berikut ini:

 

Cara Mengatasi Demam Pada Bayi

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam pada bayi, atau menjaga suhu tubuh bayi supaya tetap stabil, yaitu:

  1. Untuk pencegahan, hindari pakaian yang terlalu tebal pada bayi. Hindari pula terik matahari yang terlalu panas.
  2. Akan sangat baik jika Anda memakaikan Gelang Kupronikel untuk membantu suhu tubuh bayi atau anak Anda tetap stabil meski dalam jangka waktu lama di luar ruangan. Belakangan banyak yang menggunakan cara ini karena dinilai paling simpel dan terjamin aman.
  3. Apabila suhu tubuh bayi Anda terlanjur naik dan belum memiliki gelang kupronikel, maka kompreslah sampai beberapa menit, apabila demam masih saja terjadi, Anda bisa memberikannya Gelang Kupronikel supaya suhu tubuhnya cepat stabil.
  4. Apabila demam masih saja bertambah tinggi, atau sampai terjadi kejang, itu menunjukkan gejala penyakit lain. Sebaiknya Anda secepatnya datang ke Dokter Spesialis anak. Hindari memberikan obat kimia maupun herbal tanpa resep Dokter pada bayi karena bisa berakibat fatal.
  5. Meski pun bayi atau anak Anda tidak pernah mengalami kejang atau pun demam tinggi, sebaiknya Anda tetap menggunakan gelang kupronikel untuk memastikan suhu tubuhnya selalu stabil dan mencegah terjadinya kondisi seperti spike menimpa anak Anda. Ya, memang mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

Kupronikel & Fungsinya Dalam Bidang Kesehatan

Tidak bisa kita pungkiri bahwa bahan Kupronikel sangat bermanfaat dalam kehidupan, khususnya dalam bidang kesehatan. Karena bahannya yang anti karat dan bebas korosi, Kupronikel banyak bermanfaat sebagai bahan utama alat-alat kesehatan, farmasi dan pelapis mata uang logam.

Alat Kesehatan dan Kupronikel

Itu karena Kupronikel memang mempunyai keistimewaan tersendiri dibanding perak, timah, besi, baja, aluminium, rodium dan berbagai bahan lainnya. Pantas saja Kupronikel lebih dipilih untuk menjadi bahan utama alat-alat kesehatan.

Selain berbagai keistimewaan di atas, ternyata Kupronikel juga mempunyai keistimewaan lainnya. Bahan kupronikel mampu membantu menstabilkan suhu tubuh. Itulah mengapa sangat baik jika bayi Anda memakai gelang berbahan kupronikel supaya suhu tubuhnya tetap stabil dan tidak mengalami kejang.

Apabila Anda sangat sayang pada bayi Anda, maka sudah seharusnya Anda selalu menjaganya supaya suhu tubuhnya tetap stabil dan tidak mengalami kejang seperti Spike.

 

Gelang Kupronikel Untuk Mengatasi Demam Pada Bayi

Untuk menjaga supaya suhu tubuh bayi tetap stabil, para ahli kesehatan lebih merekomendasikan Gelang Kupronikel dibanding obat. Prinsip dasarnya adalah, “Apabila masih bisa kita cegah, mengapa harus diobati dengan biaya mahal.”

Anda cukup memakaikan Gelang Kupronikel ini di pergelangan tangan si kecil. Tidak harus selalu dipakai, namun jika si kecil suka, maka sebaiknya dipakai setiap hari. Tidak apa-apa, gelang ini 100% aman.

gelang step

Anda juga tidak perlu khawatir soal style, kami telah merancang gelang kupronikel dengan desain yang sangat cantik. Namun jika Anda merasa kurang puas dengan desain kami, Anda juga boleh custom dan pre order ke kami.

Untuk menghindarkan anak Anda dari demam dan step, Anda cukup mengeluarkan biaya Rp. 125.000,- untuk sepasang gelang kupronikel (Gelang Step).

 

Apakah Rp. 125.000,- itu mahal?

Soal mahal atau tidaknya gelang yang bisa membantu suhu tubuh buah hati Anda selalu stabil ini, tentu tergantung Anda sendiri.

Bisa Anda menganggapnya mahal dan sia-sia, bisa juga Anda menganggapnya Tidak Mahal karena memang Anda butuh dan sangat sayang dengan buah hati Anda.

Gelang kupronikel ini sangat awet. Bisa bertahan lebih dari 4 tahun dengan kualitas yang sama. Bayangkan, Rp. 125.000,- untuk investasi kesehatan selama 4 tahun, atau bahkan lebih.

Jika dihitung-hitung, Anda hanya perlu mengeluarkan 86 rupiah saja dalam sehari. Sebuah nominal yang sangat kecil untuk menjaga buah hati Anda tetap sehat tanpa demam dan kejang.

Untuk memesan Gelang Kupronikel, silakan hubungi kami melalui kontak yang sudah tersedia. Klik Kontak untuk menghubungi kami. Klik Konsultasi untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Kontak Tim SKH >>

Konsultasi Kesehatan >>